Women and Disaster Management (Analysis of the Role of Women in Disaster Management in Aceh Utara Regency)
DOI:
https://doi.org/10.59890/ijbmp.v3i4.55Keywords:
Women, Disaster, Gender, Aceh Utara, MitigationAbstract
Women face greater risks during disasters, including floods, because of gender constructs that place them in the domestic sphere and ignore their role in decision-making. Qualitative research in Aceh Utara (2021–2022) revealed that women were involved in disaster management through domestic activities, information dissemination, and post-disaster efforts aimed at enhancing income. However, they have not been involved in strategic meetings or structured programs due to gender stereotypes, lack of government support, and internal factors. This study recommends that the Aceh Utara Government develop local wisdom-based mitigation that is inclusive and gender-responsive, and ensures women's participation in flood management policies and programs
References
Aboobacker, N. P., & Nakray, K. (2011). Gender mainstreaming in disaster management policies: Indicators to mitigate vulnerability of women. University of Yourk.
Aksa, F. I. (2020). Islamic perspectives in disaster: An alternative to changing fatalistic attitudes. Jamba: Journal of Disaster Risk Studies, 12(1), 1–4.
Alam, K., & Rahman, M. H. (2019). Post-disaster recovery in the cyclone Aila affected coastline of Bangladesh: women’s role, challenges and opportunities. Natural Hazards, 96(3), 1067–1090.
Bakti, I., Hafiar, H., Budiana, H. R., & Puspitasari, L. (2017). Pemberdayaan Pranata Sosial Melalui Komunikasi Lingkungan: Menakar Pelibatan Peran Perempuan Dalam Mitigasi Banjir Citarum. Jurnal Kawistara, 7(1), 94.
BNPB. (2012). Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 02 Tahun 2012 Tentang Pedoman Umum Pengkajian Risiko Bencana. Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, 1–67.
BNPB. (2014). Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana No 13 Tahun 2014 tentang PUG Penanggulangan Bencana.pdf.
BPBA. (2015). Kajian Risiko Bencana Aceh 2016 - 2020. In Badan Penanggulangan Bencana Aceh (p. 43).
BPS United Nations Population Fund. (2015). Proyeksi Penduduk Kabupaten/Kota Provinsi Aceh 2010-2020.
Cvetković, V. M., Roder, G., Öcal, A., Tarolli, P., & Dragićević, S. (2018). The role of gender in preparedness and response behaviors towards flood risk in Serbia. International Journal of Environmental Research and Public Health, 15(12).
Enarson, E., & Chakrabarti, P. G. D. (2009). Women, gender and disaster: global issues and initiatives. SAGE Publications India.
Fitri, W. (n.d.). Women And Disaster Mitigation Women Saving Effort In Disater Managing Based On Gender. 12–25.
Hanani, S. (2014). Perlawanan Perempuan Di Pengungsian (Studi Keberadaan Perempuan di Pengungsian Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara). Kafa`ah: Journal of Gender Studies, 4(2), 141.
Khairunnisa, K., & Alhadi, Z. (2020). Kendala Peran Perempuan Dalam Pengurangan Resiko Bencana Gempa Bumi Dan Tsunami Di Kelurahan Air Tawar Barat. Jurnal Manajemen Dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP), 2(3), 26–33.
Komisi Nasional Perempuan. (2006). Sebagai Korban Juga Survivor. 2013–2015.
McClure, J. (2017). Fatalism, Causal Reasoning, and Natural Hazards. December, 1–31.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Nur Hafida, S. H. (2019). Pemberdayaan Perempuan sebagai Bentuk Penguatan Strategi Pengarusutamaan Gender dalam Situasi Bencana di Kabupaten Klaten. Jurnal SOLMA, 8(1), 63.
Parasari, R. R., & Nurhaeni, I. D. (2021). Manajemen Bencana Responsif Gender: Kajian Inovasi Layanan Organisasi pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Surakarta. Jurnal Wacana Publik, 1(11), 62-81., 1(1), 62–81.
Suyito, S., Meldianto, R. P., Annisa, S., & Prima, T. (2019). Penguatan Kapasitas Perempuan Sebagai Steakholder Dalam Penanggulangan Korban Bencana Banjir Di Pangkalan. HUMANISMA : Journal of Gender Studies, 3(2), 141.
Tokan, F. B., & Gai, A. (2020). Partisipasi Politik Perempuan (Studi tentang Relasi Kuasa dan Akses Perempuan dalam Pembangunan Desa di Desa Watoone - Kabupaten Flores Timur). Jurnal Caraka Prabu, 4(2), 213–234.
Utami, C. W., Giyarsih, S. R., Marfai, M. A., & Fariz, T. R. (2021). Kerawanan Banjir Rob dan Peran Gender Dalam Adaptasi di Kecamatan Pekalongan Utara. Jurnal Planologi, 18(1), 94.
Vitasari, M., & Fujiawati, F. S. (2018). Peningkatan Peran Wanita Terhadap Penanggulangan Bencana Banjir Di Kawasan Rawan Bencana Banjir Kabupaten Serang. GeoEco, 4(1).
Wesli, W. (2021). Kajian Spasial Dan Partisipasi Masyarakat Sebagai Upaya Pengendalian Banjir Di Kabupaten Aceh Utara. Teras Jurnal, 1(1), 1–10.
Wijayanti, I., I, O. P., & Nurjannah, S. (2019). Perempuan Bima dan Strategi Adaptasi Pasca Bencana Banjir Bandang (Studi Kasus Peran Perempuan di Kabupaten Bima, NTB). Simulacra: Jurnal Sosiologi, 1(1), 5–18.
Yulianti, E., & Hastuti, H. (2019). The role of women in deadling with risk of flood. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 271(1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Norma Susanti , Taqwaddin, Marty Mawarpury

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





